Di Calvin, mahasiswa berkesempatan bertumbuh melalui pembelajaran berbasis riset di Calvin Research Center (CRC), pengalaman kolaboratif bersama industri, dan komunitas Kristen yang membangun karakter, iman, serta kesiapan menjadi lulusan yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.
Mengembangkan pola pikir analitis dan inovatif melalui pengalaman riset yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat.
Diperlengkapi melalui kolaborasi dengan industri untuk membangun pengalaman praktis, wawasan profesional, dan kesiapan karier di dunia kerja nyata.
Bertumbuh dalam komunitas Kristen yang membangun karakter, iman, dan relasi yang saling mendukung melalui persahabatan sejati.
Dua Fakultas Calvin Institute of Technology, yaitu Fakultas Sains dan Teknik (FST) dan Fakultas Bisnis, Manajemen, dan Humaniora (FBMH) memiliki program-program yang dirancang untuk mempersiapkan kamu menjadi pemimpin yang berdampak di masa depan. Ditambah dengan keunikan Reformed Liberal Arts Curriculum, Calvin memperjuangkan agar kamu bukan sekadar bisa bekerja saja, tapi menjadi shalom bagi sekitarmu.
Tanpa dapat disangkal, kita hidup di dalam zaman perkembangan Artificial Intelligence (AI). Penelitian dalam Research Group ini berfokus pada perancangan desain arsitektur dan algoritma AI terdepan untuk berbagai aplikasi dunia nyata (seperti dunia IT, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain) maupun menopang pengembangan bidang riset lainnya (seperti Robotics, IoT, Drug Discovery, Bioinformatics, dan lain-lain).
Berbeda dengan komputer klasik, komputer kuantum memanfaatkan keunikkan mekanika kuantum untuk mengembangkan komputasi kuantum demi memecahkan masalah kompleks yang tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan konvensional. Penelitian dalam Research Group ini mengembangkan berbagai jenis algoritma kuantum (quantum algorithm), kuantum AI, kuantum cryptography dan berbagai komponen penopang komputasi kuantum (seperti simulasi, skalabilitas, dan error correction).
Kita juga melihat bahwa robotics memegang peranan penting di zaman ini untuk menciptakan zona cerdas (smart zones). Penelitian di Research Group ini mengembangkan zona cerdas yang terhubung melalui integrasi robotika, AI, Internet of Things (IoT), visi komputer, dan simulasi digital. Penelitian akan berfokus pada pemantauan real-time, sistem otonom, analitik berbasis AI, serta interaksi manusia–mesin demi mewujudkan zona yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan melalui zona cerdas.
Sejak pandemi COVID-19 yang lalu, kebutuhan ventilator di Indonesia terbukti masih belum dapat dipenuhi. Patut disayangkan, Indonesia belum dapat memproduksi ventilator sendiri dan lebih banyak membeli ventilator produksi negara-negara lain. Penelitian dalam Research Group ini menggabungkan bidang elektronik, fluid dynamics, medis, dan desain dan berfokus untuk perancangan ventilator yang berbasiskan IoT dan AI. Penelitian ventilator berkomitmen mendorong kemandirian teknologi medis nasional.
Penelitian dalam Research Group ini berencana untuk menemukan obat baru melalui pemanfaatan keanekaragaman hayati yang ada secara unik di Indonesia, baik melalui tumbuhan, hewan, dan mikroba. Penelitian ini juga akan mengintegrasikan bioteknologi, mikrobiologi, dan kecerdasan buatan (AI) untuk menemukan senyawa bioaktif dari mikroba sebagai kandidat obat baru. Pendekatan AI mempercepat proses identifikasi dan analisis serta membuka peluang bagi pengembangan terapi inovatif yang lebih efisien dan tepat sasaran. Riset ini berkontribusi meningkatkan kesehatan global melalui sinergi ilmu hayati dan teknologi digital.
Keberadaan Calvin Research Center (CRC) bukan hanya untuk menyalurkan shalom Kristus melalui penelitian yang bersifat frontier, advanced, dan interdisciplinary, tetapi juga untuk membentuk peneliti-peneliti muda yang handal untuk masa depan Indonesia. Melalui keterlibatan mereka sejak semester pertama sampai mereka lulus, kebiasaan penelitian akan ditempa di dalam diri mereka. Terlebih lagi, mereka bukan hanya memiliki akses kepada alat-alat yang lebih advanced, mereka juga diharapkan dapat turut menerbitkan hasil penelitian mereka di dalam peer-reviewed journals, baik skala nasional maupun internasional selama mereka terlibat di dalam program SRF ini. Para mahasiswa yang terlibat di dalam program SRF ini juga memiliki kesempatan mendapatkan Research Fellowship Grant sebesar Rp30.000.000.










Jakarta, 26 April 2025
Jakarta, 16 Maret 2025
Jakarta, 26 April 2025
CIT menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah institusi di awal tahun 2025 ini. Bersama Calvin University di Grand Rapids, Michigan (AS), CIT mengeksplorasi peluang seperti program percepatan studi S2 bagi mahasiswa, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta kolaborasi dalam bidang riset. Untuk mendorong pengembangan riset, khususnya dalam Artificial Intelligence (AI), CIT juga bekerja sama dengan dua perusahaan: EasyStack, penyedia infrastruktur cloud asal Singapura untuk virtualisasi CPU dan GPU, serta PT KiiK Robotics yang memberikan hibah berupa Robot Dogs.
Temukan semangat baru lewat kisah para lulusan sukses yang berbagi perjalanan mereka bersama fakultas kami.